KEREN SIH, TAPI...

Sora ada janji dengan teman-temannya, kumpul di rumah salah satu geng yang biasa sok jagoan di sekolah. Di sekolah, Sora pun bergaya seperti anak kece parah yang tidak ada tandingannya. Baju selalu dikeluarkan, tidak pernah memakai kaos kaki, rambut panjang tanpa sisiran, mata pakai celak. Begitulah penampilan Sora saat sekolah bersama dengan geng nya. Mungkin kalau melihat mereka bergerombol sambil jalan, seperti melihat boyband yang sedang manggung.

Memang ketika di sekolah, Sora terlihat garang. Tapi pas di rumah, dia tidak berkutik di depan Ibunya. Jadi setiap malam dia harus ikut les mata pelajaran. Itu juga alasan kenapa Sora selalu mendapat nilai bagus meski nakal.

Sebelum Sora berangkat ke rumah salah satu teman di geng nya, dia ikut les mata pelajaran seperti biasa terlebih dahulu. Sebenarnya janji kumpul bareng sekitar jam 5 sore dan pulang jam 9 malam. Meski Sora baru bisa selesai ikut les sekitar jam 7.45, tapi setidaknya dia bisa ikut kumpul bareng teman selama 1.15 jam. Lumayan bagi dia.

Sayangnya, Sora belum pernah ke rumah temannya tadi. Dia mencoba mengirim sms ke Riko, teman Sora yang rumahnya sekarang dipakai buat kumpul. Riko dengan detail menunjukkan Sora jalan ke rumah nya. Meski sudah dijelaskan sedemikian rupa, Sora masih tetap saja bingung. Terpaksa dia nekad berangkat meski belum tahu rumah Riko secara pasti.

Berbekal nekad, Sora menyusuri jalan raya sambil mencari-cari alamat rumah Riko. Meski sudah berkali-kali bertanya lewat sms dan telpon kepada Riko, tetap saja Sora belum bisa menemukan rumah Riko. Dia benar-benar tersesat. Dia tetap brjalan sambil berharap bisa bertemu dengan orang dan bertanya jalan. Namun jalanan di situ begitu sepi, membuat Sora sulit bertanya.

Di sisi lain, tman-teman Sora sudah mulai kasihan dengan dia yang dari tadi belum bisa menmukan lokasinya. Gara-gara Sora berangkat terakhir, jadi dia harus mencari alamat rumah Riko sendirian. Akhirnya Riko menelpon Sora, "Halo, Sora. Kamu sekarang dimana? Coba kasih tahu aku apa saja yang ada di sekitar kamu, nanti aku jemput."

"OK... di sini ada pohon, jalan raya dan lampu jalan."

Riko menepuk jidat, "maksud ku bukan itu. Pokoknya hal yang menonjol di sekitar mu, biar nanti aku tahu lokasi mu sekarang."

"Oh, ha ha ha," Sora nyengir, "aku sekarang ada di pertigaan yang ada bangunan bekas toko warna cokelat kusam."

"OK, aku mengerti. Kamu tunggu di situ saja, aku jemput."

Riko langsung lari keluar mengambil motor dan cus pergi. Akhirnya Sora bisa sampai tujuan berkat Riko yang mau repot-repot menjemputnya. Namun apadaya, belum sempat Sora menginjakkan kaki di rumah Riko, teman-teman yang lain sudah mau pamitan karena sudah jam 9 malam. Tanpa bisa berbuat apapun, Sora juga harus ikut pamitan.

Comments

Trending Topics

TIDAK ADA TEKAD KUAT, NASIHAT DAN MOTIVASI TIDAKLAH BERGUNA

TENANG DI AWAL, TAPI...

CERITA ANAK LABIL